Author: Brandie Lambert

Lais, Sirkus Indonesia Yang Menegangkan

Lais, Sirkus Indonesia Yang Menegangkan

Biasanya kalian mengetahui sirkus adanya di luar negeri. dalam hal ini sirkus juga ada di negara Indonesia walau, sirkusnya ini memang berbeda dari daratan benua Eropa yang sangat identik dengan atraksi dari luar kebiasaan manusia pada umumnya. namun kalian harus bangga bahwasannya salah satu pulau Jawa yakni Jawa barat tepatnya di daerah Garut terdapat sebuah kesenian yang memang dinilai memiliki kemiripan pada atraksi sirkus yang dilakukannya masihsecara tradisional atau disebutnya sih warisan kebudayaan yang sudah ada secara turun-temurun dengan namanya Sbobet lais.

gadis yang satu ini merupakan tradisi yang dilakukan dengan cara atraksi di atas sebuah ketinggian dengan menggunakan tali yang nantinya dikaitkan dengan kedua belah batang bambu yang menjulang panjang dan dilakukannya tanpa ada penggunaan pengaman tubuh apapun itu. dan sampai saat ini tradisi yang masih terus bertahan COC dan masih terus di pertolongan kepada masyarakat di kabupaten Garut pada momen-momen tertentu.

DIMULAI DARI SEORANG PEMANJAT KELAPA YANG MEMILIKI NAMA LAISAN

yang satu ini bermula nya karena adanya keisengan dari seorang pemanjat kelapa yang sekaligus menjadi sesepuh di kawasan kampung nangka pait, kecamatan Sukawening kabupaten Garut. Nah Laisan ini adalah seorang yang memang sudah handal dalam hal manjat memanjat serta memetik buah kelapa titik pada masa kolonial Belanda dulu dirinya memang selalu mendapatkan sebuah tugas untuk bisa memetik buah kelapa dari kalangan masyarakat sekitar maupun dari tentara tentara Belanda yang memang ingin menikmati buah kelapa ini. Nah selama dirinya melakukan pemetikan dirinya melakukan berbagai macam atraksi-atraksi yaitu bergantungan serta berpindah dari pohon 1 pohon yang lainnya tanpa harus menyentuh adanya tanah di bawah.

dan saat itulah masyarakat yang disana menanti akan dirinya untuk memanjat pohon kelapa serta menyaksikan aksi aksi menegangkan dari dirinya. Dan saat dirinya sedang melakukan tugas pemetikan buah kelapa masyarakat di sana senantiasa memukul benda yang memiliki bunyi sebagai salah satu pengiring atraksi selama di dirinya memanjat pohon kelapa.

TERDAPAT PERPADUAN PADA OLAH FISIK

Dilansir dari salah satu media bahwasanya atraksi ini diambil dari sebuah filosofi dari tradisi tersebut yakni medium untuk pelatihannya bisa memunculkan adanya kekuatan fisik serta kemampuan menyatu dengan alam sekitarnya. Dan kemampuan inilah yang benar-benar dipercaya masyarakat bisa sebagai upaya untuk bersinergi dengan alam serta Tuhan.

selain itu ada juga tanggapan dari seorang pelatih Rais yang kurang lebihnya menjelaskan jika gadis ini merupakan salah satu ajang untuk bisa melatih adanya keyakinan dari dalam untuk melangkah ke suatu kegiatan yang lebih menantang titik dan di dalam tradisi ini disebutkan juga bahwa sannya jika nantinya kalian merasa tidak yakin Jangan memaksakan nya karena itu akan berakibat fatal untuk kelanjutannya. Ya intinya sih kalian harus niat dan juga yakin jika ingin benar-benar bisa memainkan tradisi yang satu.

BERASAL DARI PERPADUAN DUA KEBUDAYAAN

dilihat dari Wiki kesenian ini menjadi salah satu kesenian yang memang adanya penggabungan di antara dua kebudayaan yakni di budaya Sunda dengan budaya Jawa timur. Hal ini bisa dibuktikan dari adanya sebuah gerakan akrobatik yang memang serupa sekali dengan akrobatik yang ada pada kebudayaan Jawa timur yakni reog Ponorogo yang dinamakan gerakan itu kucingan kucingan ini memang mengisahkan adanya seekor kucing yang langsung diperankan oleh singo barong yang sedang mengejar tikus di mana diperankan langsung oleh bujang ganong. namun dalam hal ini kesenian tersebut tidak menggunakan cerita dari kucingan beserta seragam reog yang ada di Jawa timur titik yang bisa kalian temui awalannya para pemain makan memanjat bambu selalu memindahkan ke tambang sambil adanya atraksi menari-nari serta berputar di utara tanpa adanya sabuk pengaman plus diiringi musik reog serta adanya penambahan instrumen terompet.

KESENIAN NYA SAMPAI SAAT INI

ini memang menjadi salah satu kesenian yang memimpin aksi menegangkan karena sudah berbau ketinggian tidak ditambahi dengan adanya alat pengaman pada tubuh SI pemain ketik sendiri kesenian ini masih banyak diminati dan juga masih terdapat di padepokan yang terus bergerak melakukan kegiatan atraksi-atraksi tersebut. Pokoknya sendiri adalah padepokan pancawarna medal panglipur.menurut sumber yakni Pak Dadang pemimpin dari kesenian tersebut yang di mana dirinya tuh terus berupaya untuk mencari inovasi inovasi agar nantinya kesenian dari khas kota Garut tidak akan hilang dimakan oleh waktu dan perkembangan zaman teknologi yang kian melesat tinggi.

ini juga mengatakan bahwa kesenian ini Bagi kalangan muda sangat berpotensi sekali mengingat kalangan muda ini menjadi generasi yang masih semangat dan juga tertarik akan adanya hal-hal yang memang memiliki sifat tantangan tersendiri atau memacu sebuah adrenalin.

Pak Dadang pun juga melanjutkan bahwa saya salah satu padepokan ini yakni padepokan pancawarna medal panglipur masih banyak kok dilirik oleh kalangan muda yang nantinya pasti bisa mengasah keberanian dan juga ketangkasan dari pemuda tersebut.

memang bisa diakui bahwa padepokan pancawarna Medan ini menjadi salah satu padepokan yang benar-benar masih eksis di tengah gencaran zaman yang semakin terus berkembang di Indonesia ini.kesenian ini memang diperuntukan bagi kalian orang-orang yang memang memiliki nyali nyali kuat atau nyali nyali yang tebal sekali.kesenian tersebut dengan silat yang diibaratkan seperti mata uang si yang memiliki sisi satu sama lain. di mana yang pencak silat itu mampu mengasah keberanian dan ketangkasan yang nantinya aspek tersebut digabungkan dan menjadi kesenian asal Garut ini lais.

jujur untuk bisa melestarikan kesenian ini memang bukan salah satu hal yang mudah karena, Pak Ade Dadang ini harus banyak banget dituntut untuk bisa menemukan adanya formula biar nanti anak-anak tidak takut untuk melakukan atraksi atraksi dari ketinggian titik ini bukan mewujudkan suatu mimpi ya gaes untuk bisa menjadi superhero yakni kayak spider-man mungkin dia bisa bergelantungan ataupun hero-hero lainnya doctor strange yang memiliki kekuatan.

Kalian yang memang niat untuk membantu Pak Ade Dadang ini salah satu pemimpin utama di padepokan pancawarna Medal panglipuruntuk melestarikan kesenian tersebut memang harus memerlukan latihan demi latihan agar nantinya kalian bisa sangat handal dalam melakukan akrobatik nya,sampai dari ketinggian ini menyurutkan nyali kalian sekecil biji jagung ya guys.

jadi kalau sudah tahu seperti ini apa kalian masih mau mencoba untuk berakrobat di atas ketinggian tanpa adanya alat pengaman sedikitpun? jika memang jawaban yang masih ia maka kalian benar-benar harus datang ke Garut ya gas yang lebih tepatnya di daerah Sukawening Garut Jawa barat kalian bisa belajar kesenian tersebut melalui padepokan dari Pak Dadang ini.jika kalian ingin mengetahui adanya berbagai macam kesenian kesenian yang menegangkan lagi dari Indonesia maupun dari negara-negara lainnya makanan terus pantang artikel selanjutnya ya guys see you next article dadah bye bye guys hehehe.

Ini dia tradisi menyeramkan dan menegangkan di dunia

Ini dia tradisi menyeramkan dan menegangkan di dunia

Adat- istiadat ataupun kerutinan( Latin: traditio,” diteruskan”) merupakan suatu yang sudah dicoba buat semenjak lama serta jadi bagian dari kehidupan sesuatu golongan warga, umumnya dari sesuatu negeri, kultur, durasi, ataupun agama yang serupa. Perihal yang sangat pokok dari adat- istiadat merupakan terdapatnya data yang diteruskan dari angkatan ke angkatan bagus tercatat ataupun( kerap kali) lidah, sebab tanpa terdapatnya ini, sesuatu adat- istiadat bisa musnah.

Kehidupan orang di bumi pada dasarnya di mulai dari pola hidup yang cocok dengan adat serta istiadat dari para nenek moyang terdahulu. Adat- istiadat ialah kegiatan sosial yang tidak hendak sempat dapat bebas dari kehidupan warga. Tetapi, dibalik adat- istiadat itu terdapat sebagian ritual- ritual yang istimewa, abnormal serta banyak pula yang mengerikan, memuakkan serta terkategori bengis. Tetapi anehnya, ritual- ritual adat itu malah sedang senantiasa bertumbuh di daerah- daerah khusus dengan bermacam alibi. Memanglah telah jadi peranan buat melanjutkan angkatan kakek moyang, cuma saja sering- kali lumayan seram bila diamati langsung. Penasaran guys? Selanjutnya barisan ritual- ritual kaum di bumi yang sangat mengerikan, cekidot!

 

Asyura Syiah, Iran

 

Banyak orang syi’ ah menghasilkan bulan Muharram bagaikan hari- hari berbelasungkawa. Telah diketahui, bahwa pada tiap waktu yang bertepatan pada 10 Muharram, banyak orang syi’ ah di Iran melangsungkan karnaval akbar buat memeringati hari terbunuhnya cucu Rasulullah Shallallahu‘ alaihi wa sallam, Husein bin Aliradhiyallahu‘ anhu di padang Karbala.

 

Dengan cara spesial, pada hari‘ Asyura, mereka melaksanakan ritual yang amat seram dengan menganiaya diri dengan barang- barang keras serta runcing. Antusias yang sangat besar dengan melukai serta menyakiti badan sendiri hendak bertambah terlucut dengan rangsangan sebuah syair- syair cerita terbunuhnya Husain bin‘ Ali Radhiyallahu‘ anhu di padang Karbala yang diperdengarkan, buatan tokoh- tokoh Syi’ ah. Cerita itu dibumbui dengan bermacam dusta dan celaan kepada para Kawan Radhiyallahu‘ anhum. Syiah biasanya yakin kalau setetes darah yang diserahkan buat Hussein dapat membersihkan seratus kesalahan mereka.

 

Pokot, Afrika

 

Ritual ini pada dasarnya memotong bagian Miss V wanita buat membuat penutup yang mengecil di bagian akhir lubang, alhasil cuma selebar rute kemih serta darah haid. Seramnya, praktek ini dicoba tanpa obat bius, pemeliharaan kebersihan serta dapat dicoba di mana saja. Berlainan dengan sunat, kaum ini melaksanakan ritual cuma sebab kakek moyang mereka pada era dahulu pula melaksanakan perihal yang serupa. Serta hingga saat ini ritual ini sedang berjalan spesialnya di negeri Kenya.

 

Kanibalisme, India

 

Di dalam adat Hindu, ada ajaran yang diucap dengan gelar‘ Ajaran Aghori’. Para Aghori yakin kalau Dewa Hindu ialah Dewa Shiva membagikan tantangan untuk banyak orang yang berdosa serta hendak disucikan apabila mana bisa melampaui tantangan yang sudah diberikannya sepanjang beribu- ribu tahun yang kemudian. Tantangan itu berbentuk sikap menyantap mayat- mayat orang. Para Aghori diyakini bagaikan banyak orang yang ajaib, banyak yang memohon bantuan ataupun berkah pada para Aghori.

Apalagi para Aghori dapat pula berperan bagaikan cenayang pengusir insan lembut ataupun mengundang insan lembut. Terdapat sebagian ritual spesial yang jadi karakteristik khas ajaran ini. Menjijikan sekalian membuat bulu bulu halus kita berdiri sebab memandang cara ritual yang mereka jalani. Mereka hendak langsung memotong serta pula menyantap bangkai itu dengan cara begitu saja. Dengan bentuk wajah yang menikmati santapan itu, tanpa rasa benci sedikitpun. Sebab dengan menyantap daging orang, para sadhu yakin kalau ritual itu hendak melengkapi serta pula mensucikan diri.

 

Sokushinbutsu, Jepang

 

Mereka melaksanakan mumifikasi pada diri mereka sendiri yang pasti saja dengan menyebabkan kematian pada mereka. Ritual ini awal kali dirintis oleh seseorang pemimpin biarawan bernama Kuukai lebih dari 1000 tahun yang kemudian di lingkungan candi Gunung Koya, prefektur di Wakayama. Pada dasarnya mumifikasi diri sendiri merupakan aksi bunuh diri yang dicoba dalam waktu durasi yang jauh serta diawali dengan cara 3 tahap. Tahap awal, mereka wajib makan kacang- kacangan serta biji- bijian sepanjang 1000 hari. Tahap kedua, sehabis 1000 hari selanjutnya mereka wajib menyantap kulit serta teh berbisa.

Tahap keiga ialah akhir dari hidup mereka, di mana mereka menaruh diri sendiri di suatu kober batu yang disegel yang tidak bermuatan apa- apa melainkan suatu bel kecil serta botol hawa. Biarawan itu hendak membunyikan bel satu kali tiap harinya buat memberitahu orang di luar kalau dirinya sedang hidup. Kala bel tidak bersuara lagi, banyak orang ketahui kalau biarawan itu sudah tewas serta hendak dimakamkan dengan cara permanen. Sehabis 1000 hari, badan biarawan itu hendak dikeluarkan dari kober serta badan muminya hendak diperlihatkan.

 

Pataheri, Indonesia

 

Indonesia pula memiliki kaum yang ritual nya amat seram! Kaum Naulu ini hidup di Petuanan Negara Sepa, ialah salah satu kaum teralienasi di Pulau Mengerikan, persisnya di Desa Bonara, yang berjarak 35 kilometer dari Pusat kota. Kaum ini mempunyai adat- istiadat memotong kepala orang bagaikan persembahan nya pada dewa- dewa. Kaum ini mempunyai adat- istiadat yang seram, ialah mencari kepala orang buat dijadikan persembahan pada nenek moyang.

Sesungguhnya, tidak terdapat uraian makul di balik adat- istiadat kejam itu. Tetapi, mereka yakin perihal itu telak dicoba supaya bebas dari ancaman ataupun bencana. Tidak hanya itu, penggal kepala dikira bagaikan kebesarhatian serta ikon kewenangan. Serta terdapat suatu narasi kalau ritual memotong ini pula digunakan buat maskawin pernikahan loh. Laki- laki di kaum ini diharuskan memotong kepala orang kaum luar buat meminang perempuan nya. Edan!

 

Ritual Ngayau, Indonesia

 

Orang Dayak asal Kalimantan di era kemudian memiliki ritual mencari kepala orang yang diucap ngayau. Praktek ini dicoba dengan metode mengutip kepala kompetitor serta menempatkannya di depan rumah. Terus menjadi banyak kepala yang dipunyai hingga hendak terus menjadi dihormati serta diresahkan. Bila tidak mau kepala mereka didapat, umumnya korban wajib melunasi imbalan pada keluarga yang dibebani. Misalnya duit, santapan ataupun kepala orang lain. Buat saja praktek ini telah dilarang semenjak 1960 an.

 

Adat- istiadat suangi, Indonesia

 

Adat- istiadat ini banyak dicoba banyak orang Kombai dari Papua Nugini. Suangi ialah arwah kejam yang dibilang senang menyantap alat dalam badan korbannya serta setelah itu mengubahnya dengan kotoran ataupun rumput. Mereka yang terserang hendak jatuh sakit dengan cara misterius. Bila ridak ditangani, hingga hendak menimbulkan sakit di semua dusun dimana korban bermukim. Metode terbaik buat melenyapkan suangi dengan menewaskan serta menyantap badan korban yang dicoba keluarganya sendiri.

 

Ritual Ifugao, Indonesia

 

Kaum Ifugao asal Filipina memiliki ritual kematian yang mengerikan. Dimana apabila terdapat orang tewas dengan metode yang natural, mereka hendak menggunakan bangkai itu dengan jubah serta mengikatnya di bangku kematian yang terdapat di dasar rumah. Umumnya mereka didiamkan sepanjang 13 hari di situ serta setelah itu terkini dikubur. Sedangkan dalam permasalahan kematian tiba- tiba ataupun tidak alami, badan bangkai hendak diikat di sisi rumah hingga memburuk. Dipercayai, metode ini membuat arwah mereka bisa leluasa serta membalas marah orang yang sudah membuat apes.

 

Boneka Voodo, Afrika

 

Banyak yang beranggapan bila adat- istiadat ini berawal dari Lousiana serta Haiti pada 1700an, dimana ribuan budak Afrika memadukan adat- istiadat serta narasi mereka jadi satu. Faktanya asal usul adat- istiadat voodo tidak sempat dikenal hingga saat ini. Dalam adat- istiadat ini, lazim orang yang mempunyai keahlian kebatinan hendak menikamkan duri pada boneka yang telah dimantrai. Tujuannya buat menghasilkan rasa sakit pada orang yang jadi target voodo.

Nah guys, saat ini udah mengerti kan ritual apa saja yang sangat mengerikan di bumi! Telah waktunya kita berasumsi lebih makul. Mudah- mudahan berguna betul guys, dapat kasih.

 

Debus, Atraksi Sadis Asal Banten

Debus, Atraksi Sadis Asal Banten

Debus ini merupakan suatu atraksi yang berasal dari Banten, dimaan atraksi ini masuk kedalam sebuah kesenian bela diri yang memang memiliki ciri yang sangat khas. Debus sendiri memang menunjukkan sebuah kemampuan manusia yang memanglah sangat luar biasa. Dimana kemapuan ini sendiri dimaksudkan sebagai sesuatu ilmu kekebalan terhadap adanya benda tajam, lalu kebal juga terhadap adanya air keras serta berani untuk mengunyah benda tajam seperti pecahan piring, gelas bahkan kaca.

Mengenai kesenian debus ini sendiri memang sudah sangat terkenal sejak zaman dulu. Dimana, berates-ratus tahun lamanya kesenian ini hadir di kehidupan masyarakat, khususnya lagi di wilayah Banten. Nah, untuk Debus ini sendiri di perkirakan sudah ada sejak adanya Zaman pemerintahan Maulana Hasanuddin tahun 1532 sampai 1570 atau pada saat berkembangnya ajaran Agama Islam di wilayah tersebut. Selain sebagai salah satu media untuk penyebaran agama islam, debus ini sendiri menjadi alat untuk memompa adanya semangat juang rakyat untuk melawan penjajah Belanda pada masa itu.

Yang menariknya lagi, orang-orang kala itu bisa melawan para penjajah Belanda hanya dengan alat seadanya yang dimiliki oleh kesenian diri Debus ini terhadap benda-benda canggih yang dimiliki langsung oleh para penjajah tersebut.

Asal Muasal Keberadaan Debus

Dimana sebelumnya kalian sudah melihat untuk versi pertamanya bahwa masa pemerintahan dari Maulana Hasanuddin ini membawa masuk Debus ke wilayah tersebut. Saat ini pun terdapat untuk versi selanjutnya yakni versi 2 dan juga versi 3 nya.

  • Untuk Versi 2, Debus sendiri memiliki asal dari Timur Tengah yang bernamakan Al-Madad di abad ke 13 M dan juga di perkenalkan ke daerah Banten sebagai salah satu cara untuk penyebaran Negara Islam pada masanya itu.
  • Untuk Versi e, Debus ini sendiri berasal langsung dari ajaran Tarekat Rifa’iyah Nuruddin Ar-Raniry ke wilayah Aceh dan masuklah ke wilayah Banten di abad ke 16 M oleh para pengawalnya Cut Nyak Dien yang waktu itu diasingkan oleh pemerintah Belanda ke Sumedang. Dan salah seorang pengawalnya yang menguasai Debus ini telah memperkenalkan serta mengajarkan secara langsung kepada Masyarakat Banten ini.

Tarekat ini sendiri telah mengajarkan ras senang untuk bertemu Allah SWT. Dan dari adanya versi 1,2, dan 3 ini, menjadikan sebuah versi kesenian Debus dalam metode penyebarannya ke Wilayah Banten itu sendiri.

Untuk bahasa Arab sendiri Debus ini berarti Tongkat Besi yang ujungnya sangat runcing dengan berhulu bundar. Dan untuk masa itu, Debus ini hanya bisa kalian temui di acara Kebudayaan, lalu acara Upacara adat ataupun sesekali di selingi sebagai acara Hiburan. Mengenai kelanjutan dari sebagai alat penyebaran agama Islam, di zaman dulu sendiri kesenian ini juga di mulai dengan adanya lantunan sholawat dan juga pujian-pujian terhadap Nabi Muhammad SAW dikarenakan dulunya sebagai alat penyebaran agama islam itu sendiri.

Tradisi Sakral, Tidak Sembarangan Untuk Di Tampilkan

Dulunya akan sangat umum sekali bagi kalian untuk bisa menemukan kesenian ini di tempat-tempat umum. Dimana, akan mempertontonkan kesadisan dari tiap-tiap adegan yang di suguhkan oleh para pemain tersebut. Ntah menusukan diri langsung dengan menggunakan saja, menggoreskan beberapa benda tajam ke bagian tubuh, bahkan tak segan-segan untuk mengkonsumsi pecahan kaca atau juga pecahan lampu. Yang kalau kita lihat bagaikan sedang memakan 1 buah Krupuk yang memliki suara yang khas.

Pertunjukan Debus ini sendiri biasanya di lakukan oleh satu kelompok yang terdiri dari 12 hingga 15 orang yang didalamnya, terdapat tugas masing-masing. Ada yang mengambil peran untuk memainkan alat music daerahnya, ada juga yang melakukan atraksi yang memang sudah di siapkan terlebih dahulu.

Dengan memiliki sebuah tingkatan bahaya yang tinggi ini, permainan debus ini tidak sembarangan orang bisa di pilih untuk memainkan kesenian yang satu ini. dimana, para pemain yang terpilih ini juga harus menyiapkan diri dan juga beberpa mental yang kuat serta sebelum tampil. Parapemainnya harus mengikuti sebuah pantangan terlebih dahulu. Larangan utamanya tersebut seperti meminum minuman keras, berjudi, mencuri dan hal-hal lainnya yang memang menentang dari adanya ajaran agama Islam itu sendiri.

Kesenian Yang Sering Untuk Di Pertontonkan

Dalam hal ini, Debuskan memiliki kaitan yakni dengan yang berbau-bau hal tajam. Maka dari itu, penampilan yang sering di tunjukkan oleh para pemainnya yakni ;

  • Menusuk-nusuk perut dengan menggunakan senjata tajam tanpa memiliki luka sedikit pun.
  • Mencoba untuk mengiris-ngiris bagian tubuh pemain dengan menggunakan golok atau pisau sederhana.
  • Mematikan api dengan menggunakan mulut. Yakni memasukan api kedalam mulut si pemain.
  • Adegan yang membuat linu yakni memasukan jarum kawat dengan cara menusuk kebagian lidah pemain, ke kulit yang ada di pipi atau anggota tubuh lainnya tanpa ada percikan darah sekalipun.
  • Menyiramkan tubuh dengan air keras namun masih aman-aman saja.
  • Memasak telur namun diatas kepala.
  • Membakar tubuh di tumpukan bara api.
  • Menaiki atau juga menduduki susunan golok yang tajam-tajam.
  • Serta atraksi berguling kesana kemari dengan banyaknya tumpukan kaca dan beling yang sudah di atur penempatannya.

Untuk debus modern sendiri memiliki tokoh ternama adalah Tubagus Barce atau Abah Barce yang dimana dirinya sendiri menjadi penasihat Spiritual di kalangan elit politik dan juga bisa untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang memanglah tidak bisa untk di sembuhkan di dunia kedokteran. Beliau sendiri juga sudah memperkenalkan kesenian Debus ini ke Negara lainnya seperti ; Australia, Jepang, Amerika Serikat, Jerman, Malaysia, Belanda, serta Negara Spanyol.

Menurut Beliau yang notabennya sudah mendapatkan gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Amsterdam Belanda tahun 1985 ini, Debus merupakan tak memiliki kaitan langsung dengan adanya Ilmu Sihir ataupun ilmu-ilmu yang berbau akan ke Magisan. Dikarenakan, hal semacam ini pun juga termasuk kedalam hal syirik atau Musrik yang tidak lain menyekutukan Allah SWT. Dan jelas-jelas melanggar akan larangannya tersebut.

Dan disini pun dirinya sendiri tela menjelaskan juga bahwasannya Debus memanglah sebuah kesenian yang digunakan sejak zaman dahulu untuk bisa melawan colonial Belanda.

Inti Dari Kesenian Debus

Dimana, saat ini Kesenian Debus sendiri yang berasal dari Bnaten ini sudah semakin di kenal oleh orang banyak dan sudah terbukti penyebarannya di beberapa Negara yang ada. Kalau di Indonesia sendiri juga sudah tersebar se antero Nusantara. Bahkan kalau kalian bukanlah seorang warga yang tinggal di wilayah Banten, namun setelah mendengar kata Debus, pastinya kalian akan langsung teringat dengan wilayah Banten pastinya. Dimana, Provinsinya sendidi berada di Pulau Jawa ya guys. Dan juga akan lebih mudah lagi jika kalianmelihat ini di beberapa acara yang di selenggarakan langsung oleh warga Banten ini sendiri. Yuk, selalu jaga warisan budaya ini J.

 

 

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa